Jumat, 09 November 2012

Perkenalkan Indonesia pada Dunia, melalui Makanan Khas Indonesia


  
“Teee,,satteeee…”, teriak tukang sate. Begitulah setiap hari tukang sate berjualan mengelilingi komplek perumahan saya. Dua jenis makanan yang sangat popular di Indonesia itu memang sangat digemari masyarakat Indonesia, termasuk saya. Bukan hanya saya, orang nomor wahid di Amerika, Barrack Obama, yang kembali menang dalam pemilihan umum presiden periode 2012-2016 yang baru berakhir kemarin saja sangat menyukai dan selalu rindu untuk mencicipi Sate. Bagaimana tidak? Perpaduan rasa bumbu kacang dan bumbu kecap pada sate, nikmat menggoyang lidah, belum lagi ditambah acar dari irisan bawang merah, mentimun, dan cabai rawit. Menambah kenikmatan yang tak berkesudahan. Tidak hanya itu, ternyata Sate terdaftar sebagai peringkat ke-14 dalam World's 50 most delicious foods (50 Hidangan Paling Lezat di Dunia) melalui jajak pendapat pembaca yang digelar oleh CNN Go pada 2011.

Dari peringkat tersebut terlihat jelas ternyata bumbu-bumbu masakan Indonesia, khususnya Sate, juga diterima lidah warga di dunia. Saya pun teringat liputan VOA Indonesia Career Day yang berjudul " Karir sebagai Pengusaha Restoran Berjalan" tanggal 5 November 2012 di Youtube, mengenai pengusaha Restoran Berjalan, yang lebih dikenal sebagai “Food Truck” di Amerika. Sang pembawa acara, Santita Dwi Putri memperkenalkan Sonny Setiantoko, warga Indonesia sebagai satu-satunya pemilik restoran Indonesia di Washington DC, Sate Sarinah, yang kini melebarkan bisnisnya dengan membuka “Food Truck” 'Sate Indonesian Food' untuk memenuhi kebutuhan makan siang warga Washington DC setiap hari kerja. Saya terkesan dengan antusiasnya para pembeli yang menikmati hidangan Sate tersebut. Sonny mengatakan bahwa dengan menjual Sate melalui "Food Truck"  merupakan cara yang paling efisien untuk memasarkan produk Indonesia. 

Selain itu, Indonesia pun mempunyai beberapa makanan yang sangat identik dengan daerah khas di Indonesia, seperti, Rendang masakan Padang yang identik dengan sentuhan rasa kayu manis dan santan di setiap masakannya, lalu ada Mie Aceh, Gado-gado, Pem Pek Palembang, dan berbagai hidangan Soto. Itu semua merupakan masakan khas daerah di Indonesia. Nasi goreng pun tak kalah populer di mata orang asing, karena untuk peringkat pertama dan kedua makanan terlezat di dunia dari World's 50 most delicious foods (50 Hidangan Paling Lezat di Dunia) melalui jajak pendapat pembaca yang digelar oleh CNN Go pada 2011 adalah Rendang dan Nasi Goreng. Bukankah sangat mengagumkan dan bangga menjadi Indonesia? karena bangsa kita diperkaya oleh bumbu rempah-rempah sehingga membuat makanan tersebut menjadi makanan terlezat di dunia. 

Di samping alamnya yang elok, budaya dan bahasanya yang beragam, orangnya yang ramah-tamah, ternyata Indonesia pun kaya akan ragam makanan unik. Sehingga dari sinilah kita sebagai warga negara dapat memperkenalkan masakan-masakan khas Indonesia kepada dunia mewakili Indonesia seutuhnya. Bagi kita yang belum bisa pergi ke luar negeri, bisa dengan sering-sering menggelar bazar makanan khas daerah dan mengundang orang asing yang ada di Indonesia untuk datang dan mencoba masakan Indonesia. Sedangkan mereka yang dapat kesempatan untuk ke luar negeri dan mungkin mendapat beasiswa belajar, juga orang Indonesia yang menetap di luar negeri diharapkan agar tidak bosan-bosan untuk memperkenalkan makanan khas Indonesia ini entah mungkin dengan cara mengundang teman-teman asing ke rumah, atau dengan cara berjualan, seperti mas Sonny dalam liputan VOA tersebut di atas. Tidak ada salahnya kan, sambil menyelam minum air. Dengan begitu, kita mendapatkan keuntungan secara finansial dan juga memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Merupakan pekerjaan yang menyenangkan bukan?. Kalau tukang Sate itu teriak "Teee,,,satteeee..." hanya di komplek perumahan saya, maka yuk mari kita teriak "Tee,,satteeee" di negara orang. :)


*gambar diambil dari sini

Salam Hangat, 


Intan Febrina Wulandini ^___^

1 komentar: